Awali Kegiatan Pesantren Ramadhan, Ratusan Murid, Dewan Guru serta Staf UPTD SPF SD Negeri Bataan 1 Melakukan Kegiatan Sholat Dhuha dan Tadarus Al-Qur’an di Halaman Sekolah.



Bataan -23/02/2026 - Suasana religius dan penuh kekhusyukan menyelimuti halaman sekolah pada pagi hari ini saat ratusan murid bersama dewan guru serta staf UPTD SPF SD Negeri Bataan 1 memulai rangkaian kegiatan Pesantren Ramadan dengan melaksanakan sholat dhuha berjamaah dan dilanjutkan tadarus Al-Qur’an. Kegiatan ini menjadi pembuka program pembinaan keimanan dan ketakwaan yang rutin diselenggarakan setiap bulan Ramadan.

Sejak pukul 07.30 WIB, para siswa telah berkumpul dengan tertib mengenakan busana muslim rapi. Barisan saf sholat tertata rapi memenuhi halaman sekolah. Kegiatan diawali dengan pengarahan singkat dari Imam Sholat, kemudian dilanjutkan pelaksanaan salat dhuha berjamaah yang dipimpin oleh Bapak Mohammad Rujen, S.Pd salah satu guru di sekolah tersebut. Setelah sholat, seluruh peserta mengikuti tadarus Al-Qur’an secara bersama-sama dengan penuh khidmat.

Suara lantunan ayat suci terdengar indah, menciptakan suasana yang damai dan menyejukkan. Para guru turut mendampingi siswa untuk memastikan bacaan tajwid dan makhraj huruf sesuai kaidah. Kegiatan berlangsung tertib, penuh semangat, serta mencerminkan antusiasme tinggi dari seluruh warga sekolah.

Program Pesantren Ramadan ini bertujuan menanamkan nilai-nilai keislaman, meningkatkan kedisiplinan ibadah, serta membentuk karakter religius pada peserta didik. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antara siswa, guru, dan staf dalam suasana spiritual yang positif.

Kepala sekolah Ibu Andiyani, S.Pd dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh warga sekolah. Ia menuturkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi merupakan bagian penting dari pembentukan karakter siswa.

“Kami berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kebiasaan ibadah yang konsisten pada siswa, tidak hanya selama Ramadan tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari. Nilai disiplin, kebersamaan, dan kecintaan terhadap Al-Qur’an adalah bekal utama bagi masa depan mereka,” ujarnya.

Salah satu Guru PAI Ibu Ummi Fadhilah, S.Pd.I menyampaikan rasa bangga melihat semangat anak didiknya.

“Kami sangat senang melihat antusiasme anak-anak. Mereka datang tepat waktu, mengikuti salat dengan tertib, dan membaca Al-Qur’an dengan sungguh-sungguh. Ini menunjukkan bahwa pembinaan karakter religius berjalan dengan baik,” ungkapnya.

Guru lainnya menambahkan bahwa kegiatan bersama seperti ini mampu memperkuat hubungan emosional antara guru dan siswa. Menurutnya, suasana ibadah bersama menciptakan kedekatan yang berbeda dibandingkan pembelajaran di kelas.


Seorang siswa Ahmad Faizul Umam salah satu peserta kegiatan mengaku senang mengikuti kegiatan Pesantren Ramadan.
“Saya merasa lebih tenang setelah sholat dhuha dan tadarus bersama teman-teman. Kegiatannya menyenangkan dan membuat kami lebih semangat menjalani puasa,” katanya.
Siswa lain juga menambahkan bahwa kegiatan ini membantu mereka memperbaiki bacaan Al-Qur’an karena mendapat bimbingan langsung dari guru.

Kegiatan sholat dhuha dan tadarus Al-Qur’an ini menjadi pembuka yang penuh makna bagi rangkaian Pesantren Ramadan di sekolah. Dengan semangat kebersamaan dan nuansa religius yang kuat, diharapkan seluruh peserta dapat mengambil hikmah serta menjadikan momen Ramadhan sebagai sarana memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, dan memperkuat akhlak mulia. (MLH) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar