Sebanyak 44 siswa mengikuti PSAJ tahun pelajaran 2025/2026. Para peserta dibagi ke dalam tiga ruang ujian guna menciptakan suasana yang nyaman, tertib, dan kondusif selama proses ujian berlangsung. Pada hari pertama, mata pelajaran yang diujikan adalah Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti.
Seluruh soal PSAJ disusun secara kolaboratif oleh para guru yang tergabung dalam Komunitas Belajar Sakti Kelas VI Kecamatan Tenggarang. Penyusunan soal dilakukan dengan memperhatikan capaian pembelajaran dan materi yang telah diajarkan kepada peserta didik selama proses pembelajaran di sekolah.
Menariknya, dalam pelaksanaan PSAJ tersebut terdapat satu peserta didik beragama Kristen bernama Natasya Angelita Tamba. Ia mendapatkan soal ujian Pendidikan Agama Kristen yang berbeda dengan teman-temannya.
Hal tersebut menjadi bentuk nyata penghormatan terhadap keberagaman dan toleransi dalam dunia pendidikan.
Natasya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pihak sekolah atas perhatian dan toleransi yang diberikan.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada sekolah dan guru-guru karena tetap memberikan kesempatan belajar dan ujian sesuai agama saya. Ini menunjukkan adanya toleransi keberagaman dalam pendidikan,” ungkap Natasya dengan penuh rasa haru.
Pelaksanaan PSAJ hari pertama juga tercatat berjalan sangat disiplin. Seluruh peserta ujian hadir lengkap tanpa ada siswa yang izin maupun absen. Selain itu, administrasi pelaksanaan ujian tersusun dengan rapi dan tertib, mulai dari tata tertib peserta ujian, kartu peserta ujian, daftar hadir, hingga berita acara pelaksanaan ujian yang telah dipersiapkan dengan baik oleh panitia.
Kepala UPTD SPF SD Negeri Bataan 1, Hj. Andiyani, S.Pd., menyampaikan apresiasinya terhadap kesiapan seluruh pihak dalam menyukseskan pelaksanaan PSAJ.
“Alhamdulillah, pelaksanaan PSAJ hari pertama berjalan lancar, tertib, dan khidmat. Kami sangat bersyukur karena seluruh peserta hadir lengkap dan mampu mengikuti ujian dengan baik. Terima kasih kepada panitia, guru, pengawas, serta seluruh peserta didik yang telah menjaga ketertiban selama pelaksanaan ujian,” tutur beliau.
Sementara itu, Sekertaris Panitia PSAJ, Mohammad Lukman Hadi, juga menyampaikan rasa bangga terhadap semangat para siswa kelas VI dalam mengikuti ujian akhir jenjang tersebut.
“Kami memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta didik karena sangat antusias mengikuti PSAJ. Anak-anak terlihat percaya diri dan siap mengerjakan soal-soal ujian. Semoga hasil yang diperoleh nantinya menjadi cerminan dari usaha dan semangat belajar mereka selama ini,” ujarnya.
Salah satu peserta ujian, Adiba Khanza Azzahra, mengaku merasa senang karena soal-soal yang diujikan sesuai dengan materi yang telah dipelajari bersama guru di kelas.
“Soal-soalnya sudah sesuai dengan yang diajarkan setiap hari oleh bapak dan ibu guru, jadi kami bisa mengerjakan dengan mudah. Kami juga merasa lebih tenang saat ujian,” kata Adiba sambil tersenyum.
Dengan pelaksanaan yang tertib, suasana yang kondusif, serta dukungan seluruh warga sekolah, hari pertama PSAJ di UPTD SPF SD Negeri Bataan 1 menjadi gambaran positif bahwa proses evaluasi pembelajaran dapat berjalan dengan baik, humanis, dan penuh semangat kebersamaan. (MLH)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar